header-int

UMA Jalin Kerja Sama dengan BPTP dalam pengembangan Ketahanan Pangan

24 Mar 2018 - 420 View
Share

Universitas Medan Area (UMA) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Utara, Kamis (22/3) di kampus I Jalan Kolam Medan Estate. 

Penandatanganan MoU itu dilakukan Rektor UMA Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc dan Kepala BPTP Sumut Dr. Khadijah El Ramija, SPi, MP. 

Turut hadir Wakil Rektor (WR) Bidang Akademik Dr. Ir. Siti Mardiana, MSi, WR Bidang Kemahasiswaan Muazzul, SH, M.Hum, WR Bidang Kerja Sama Ir. Zulheri Noer, MP, Humas Ir. Asmah Indrawaty, MP, Wakil Direktur Pascasarjana UMA Bidang Kerja Sama Dr. Taufik Siregar, SH, M.Hum dan para pejabat di lingkungan UMA. 

Sedangkan dari BPTP hadir Kepala Kerja Sama Pelayanan dan Pengadaan (KSPP) Ir. Mustafa Hutagalung, MP, Ketua Kelompok Peneliti (Kelti) Pascapanen Tommy Purba STP, Kelti SDM Ir. Akmal, Kelti Sumberdaya Dr. Setia Sari Girsang, Kelti Sosial Ekonomi Ir. Lermansius Haloho, MP, Penanggung Jawab Kerja Sama Listiawati SP, Koordinator Program Dorkas Nainggolan, SP, MP, Ketua Kelti Budidaya Ir Helmi. 

Rektor menyebutkan, kerja sama yang dijalin antara UMA dan BPTP Sumut akan sangat banyak manfaatnya bagi kedua belah pihak. 

“Kerja sama ini bertujuan untuk menjalin hubungan kelembagaan antara UMA dan BPTP Sumut dalam mendukung Tridharma Perguruan Tinggi, pengembangan inovasi teknologi dan rekomendasi kebijakan pembangunan di bidang pertanian,” kata Prof Dadan. 

Kerja sama itu,lanjut Prof. Dadan terkait penelitian, pengkajian, pengembangan, pendidikan, pelatihan, penyuluhan, dan penerapan mendukung pembangunan pertanian spesifik lokasi di Provinsi Sumatera Utara. 

Rektor juga mengakui kerja sama tersebut memberi nilai tambah dalam skoring akreditasi UMA. Namun hal itu harus ada implementasinya. 

Peluang

Dengan kerja sama tersebut, Rektor UMA juga melihat banyak peluang untuk memperkuat daya tahan pertanian agar tidak tergantung impor. Ini lantaran menurutnya Indonesia, khususnya Sumut layak untuk ketahanan pangan.

Prof. Dadan juga menuturkan fakultas teknik juga bisa berperan dalam teknologi tepat guna dengan membuat alat-alat pertanian baru untuk mengembangkan produksi pertanian di Sumut.

BPTP menurutnya, satu lembaga yang penting untuk diajak bekerja sama dengan universitas. 

Pasalnya, balai ini konsentrasi ke penelitian, sementara tugas perguruan tinggi itu adalah penelitian dari salah satu tridharmanya. Apalagi, saat ini dosen didorong keras untuk melakukan penelitian yang kadang terhalang oleh dana, fasilitas, lahan jika untuk pertanian, dan sebagainya. 

WR IV Bidang Kerja Sama Ir. Zulheri Noer, MP menambahkan, penandatanganan MoU ini sebenarnya tertunda dilakukan, karena seharusnya dilakukan pada tahun sebelumnya. 

Zulheri juga menyatakan UMA mempunyai peran dalam ketahanan pangan, sebab banyak hal yang bisa dikerjakan secara bersama dengan BPTP.

Dia meyakini Sumut bisa menjadi pengekspor pisang karena UMA sendiri punya “doktor yang ahli pisang”, Dr Suswati. 

Sebelumnya, Kepala BPTP Sumut Dr. Khadijah El Ramija, SPi, MP menuturkan misi lembaganya di antaranya mengembangkan jaringan kerja sama nasional dan internasional dalam rangka penguasaan iptek untuk pengembangan agribisnis dan pembangunan pertanian. 

Dia menyebutkan kerja sama yang dilakukan antara BPTP Sumut dan UMA diharapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi pertanian melalui teknologi. Ditambahkannya, BPTP ada di 33 provinsi di Indonesia, dan hadir sejak 1994 untuk kemajuan pertanian.

uma

Kampus I : Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223 Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348 Fax : (061) 7368012

CALL CENTER : 0822-6777-1313, 0822-6777-1314, 0813-7095-7775

Kampus II : Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112 Telepon : (061) 8225602, 8201994 Fax : (061) 8226331 HP : 0811 607 259

© 2018 PDAI - Universitas Medan Area Facebook Twitter Instagram Youtube