twitter

Diskusi Publik Kerjasama UMA dengan Radio Republik Indonesia

25 Jun 2015 - 158 View
Share

infoUMA - DPR RI berkomitmen mendukung sepenuhnya keberadaan LPP RRI sebagai radio  yang menyandang na ma negara, sebab kebera da annya untuk membangun karak ter bangsa serta mem per kokoh keutuhan negara. Anggota Komisi III DPR RI, Martin Hutabarat mene gaskan hal itu ketika tampil sebagai narasumber pada diskusi publik dan penye ra pan aspi rasi “Optimalisasi Pe ra nan LPP RRI dalam Melayani Publik” Selasa (7/5) di kam pus Universitas Medan Area (UMA).

Turut tampil nara sumber lainnya, Dosen Komunikasi  UMA, Dra Nina S Salma niah Siregar MSi, anggota De wan Pengawas LPP RRI Dwi Hernuningsih, dan Ko misoner KPU Sumut.

Lebih lanjut, Martin mengungkapkan RRI akan mampu bersaing dengan ribuan radio swasta jika Sumber Daya Manusia (SDM) ditingkatkan sehingga lebih profe sional serta independen menyajikan siaran.

“RRI memiliki keung gulan dengan stasiun penyiaran yang tersebar di seluruh tanah air, tinggal bagaimana RRI mampu mengemas siaran yang lebih baik dan menarik, sehingga tetap diminati oleh elemen masyarakat,” katanya.

Ditakatannya, dalam   menyampai infor masi ke ma syarakat, RRI  harus memper hatikan  berbagai strata masyarakat yang beragam dari sabang hingga merauke hingga luar negeri.

Di samping itu, lanjutnya, RRI juga harus memahami perkembangan informasi strategi saat ini. Apa yang diinginkan masyarakat dan negara. Diingatkannya semua siaran RRI harus memahami objek siaran dari anak, remaja hingga orangtua.

“Siaran monoton dan mem bosankan akan kalah bersaing siaran radio swasta dan kalau ini terjadi tentu sangat berbahaya, karena yang diharapkan oleh masya rakat adalah informasi aktual dan terpercaya," katanya.

Anggota Dewan Peng awas LPP RRI Dwi Hernu ni ngsih mengatakan  secara ke bi jakan pihaknya sudah membuka peluang sebesar-besarnya untuk mening kat kan  kreativitas angkasa wati RRI ke arah yang lebih pro fesional.

Bersaing

Dikatakannya, RRI terus ber benah menghadapi per saingan begitu ketat dengan lembaga penyiaran pub lik.”Saat ini, RRI ber saing dengan 2.000 radio di Indo nesia.  Tentu dengan pening katan kreativitas dan inovasi akan menjawab tantangan itu,” ungkapnya seraya men ye butkan infrastruktur  yang ada, di RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik (LPP) akan semakin fokus mening kat kan kapas itas SDM agar lebih  pro fesional sehingga mampu persaing dengan radio swasta.

 Rektor UMA,  Prof Dr H A Ya`kub Matondang menga takan RRI harus menjadi garda terdepan dalam pen yam paian informasi cepat dan akurat dengan meman faatkan   teknologi  saat ini, sehingga masyarakat dan mahasiswa dengan mudah meng akses nya.

Didampingi, Kabag Hu mas UMA Ir Asmah Indra waty rektor mengata kan, RRI yang memiliki historis yang sangat luar biasa dalam perjuangan kemer dekaan RI  harus tetap sebagai  perekat persatuan dan kesa tuan NKRI.

“Sebagai media penyiara nnya harus independent, netral dan berorientasi ke pentingan rakyat, bangsa dan negara,” tegasnya.

Diskusi yang dihadiri berbagai  kalangan diantara nya   maha siswa, pengamat ko mu nikasi, aparat peme rin tah, dan LSM itu juga dihadiri Kepala RRI Cabang Medan, Rahadian Ging ging.

Kampus UMAKampus UMA SehatKampus TerbaikKampus Swasta TerbaikKampus Di MedanKampus Internasiona

uma

Kampus I : Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223 Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348 Fax : (061) 7368012

CALL CENTER : 0822-6777-1313, 0822-6777-1314, 0813-7095-7775

Email : univ_medanarea@uma.ac.id

Kampus II : Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112 Telepon : (061) 8225602, 8201994 Fax : (061) 8226331 HP : 0811 607 259

© 2019 PDAI - Universitas Medan Area Facebook Twitter Instagram Youtube