twitter

Fakultas Pertanian UMA Mengadakan Seminar Ketahanan Pangan Sumatera Utara

26 Nov 2019 - 132 View
Share

Fakultas Pertanian dan Mahasiswa BEM Pertanian Universitas Medan Area mengadakan Seminar Ketahanan Pangan Sumatera Utara yang bertajuk "Arah dan kebijakan Pertanian Menyongsong Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Sumatera Utara" pada Senin 25 November 2019 di Convention Hall Gedung Perpustakaan Kampus I UMA.

Seminar tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Rektor Universitas Medan Area diwakili Wakil Rektor Bid. Akademik Dr. Ir. Siti Mardiana M.Si, Wakil Rektor Bid. Kerjasama Dr. Ir. Zulheri Noer MP, Dekan Fakultas Pertanian Dr. Syahbuddin Hasibuan, M.Si, para wakil dekan fakultas pertanian, Ka. BAA Ir. Azwana MP para Dosen, Mahasiswa dan Siswa yang turut hadir pada seminar tersebut.

Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Ir. Siti Mardiana M.Si dalam sambutannya mewakili Rektor mengakui tantangan pertanian makin berat, bahkan sekarang lahan pertanian sudah banyak berubah fungsi.

Harapan kami mahasiswa Faperta UMA mengambil kesempatan dalam seminar ini sebanyak-banyaknya, sehingga mahasiswa akan bisa inovatif dalam pertanian," katanya.

Selanjutnya narasumber Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumut M. Azhar Harahap SP M.MA mengungkapkan, masih terjadi alih fungsi lahan pertanian sawah ke non sawah sebesar 2,7 persen per tahun. Walaupun sudah terbit Perda No 3 tahun 2015 tentang perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan,  tapi alih fungsi ini masih terjadi," kata Azhar Harahap.

Menurut Azhar, untuk menekan alih fungsi lahan pemerintah menerbitkan Perda No 3 Tahun 2015 tentang alih fungsi lahan. Di Perda itu telah ditetapkan mana yang boleh dan tidak boleh untuk lahan pangan. Perda ini sudah ditindaklanjuti dengan Perbub dan Perwal.

Langkah kedua untuk menekan alih fungsi lahan, kata Azhar, dengan menetapkan peta terhadap lahan pangan abadi yang tidak diperbolehkan alih fungsi pemerintah tidak sembarangan keluarkan izin. Ini merupakan langkah pemerintah provinsi Sumut untuk menekan alih fungsi lahan," ujarnya.

Disebutkannya, tahun lalu alih fungsi lahan itu dapat ditekan hingga 1,6 persen, dengan membuat dua langkah berdasarkan UU No 56 Tahun 2014 tentang penerapan lahan abadi pertanian. Menurutnya, pengurangan lahan pertanian terus berjalan, sedangkan laju pertumbuhan terus naik yang bisa mengakibatkan defisit pangan. Alih lahan fungsi pertanian itu dapat mengancam ketahanan pangan di Sumut," ucapnya.

Diakuinya, apabila ketersediaan pangan negara kurang maka bisa mengimpor bisa dari provinsi lain maupun negara lain. Disebutkannya, dari delapan  komoditas strategis yakni beras jagung, kedelai, cabe merah, bawang merah, daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam, ada yang belum bisa dipenuhi Sumut. Sehingga, kata dia, masih didatangkan dari luar. Kedelai masih kurang. Produksi bawang berah juga belum bisa terpenuhi," ujarnya.

Selain persoalan lahan yang semakin sempit, menurut Azhar, minat generasi muda untuk terjun di bidang pertanian yang masih rendah. Untuk itu, sebagai kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provsu, dia mengarahkan generasi muda agar mau terjun ke dunia pertanian. Dia juga berharap lulusan UMA dapat berkoordinasi dengan pihaknya. Saya siap menampung tenaga kerja dari UMA dan kita siap lakukan MoU," katanya.

Download Berita

fakultas-internasionalfakultas-unggulfakultas-terbaikuma-internasionaluma-ungguluma-sehat

uma

Kampus I : Jalan Kolam Nomor 1 Medan Estate / Jalan Gedung PBSI, Medan 20223 Telepon : (061) 7360168, 7366878, 7364348 Fax : (061) 7368012

CALL CENTER : 0822-6777-1313, 0822-6777-1314, 0813-7095-7775

Email : univ_medanarea@uma.ac.id

Kampus II : Jalan Sei Serayu Nomor 70 A / Jalan Setia Budi Nomor 79 B, Medan 20112 Telepon : (061) 8225602, 8201994 Fax : (061) 8226331 HP : 0811 607 259

© 2019 PDAI - Universitas Medan Area Facebook Twitter Instagram Youtube