mahasiswa-feb-uma-dimotivasi-jadi-enterpreneur-585603-1.jpg

Mahasiswa FEB UMA Dimotivasi Jadi Enterpreneur

20 Jul 2018 - 670 View
Share

Mahasiswa Fakultas Eko­nomi dan Bisnis (FEB) Universitas Medan Area (UMA) dimotivasi menjadi enter­pre­neur. Tujuannya untuk meng­gerakkan kegiatan inovatif dalam rangka kewirausahaan.

Hal ini dikatakan Dekan FEB UMA Dr Ihsan Effendi MSi didampingi Wakil De­kan Bidang Kemaha­sis­waan Ir M Yamin Siregar MM di sela-sela kegiatan “Expo Entrepreneurship Day Competition UMA 2018” di kampus II UMA, Jalan Sei Serayu, Medan, Rabu (11/7).

“Tujuan kegiatan ini, supaya ma­hasiswa itu mem­punyai ide, piki­ran dan semang­at agar mahasiswa itu tidak hanya bergantung kepada mencari pekerjaan tetapi dapat mengem­bang­kan usa­ha­nya sendiri,” jelas Dr Ihsan.

Menurutnya, UMA dari awal menumbuhkan bibit-bibit wirausaha, sehingga ke ­depannya mahasiswa UMA lebih mampu meng­em­bangkan usahanya yang lebih baik lagi.

Kegiatan ini sebelumnya telah berjalan, namun tidak terlaksana dengan suasana yang lebih semarak.

“Kegiatan yang sebesar ini terlak­sana akan dilaksanakan setiap tahun­nya. Dan ini akan menjadi agenda ta­hun­an mahasiswa FEB UMA. Da­lam setahun dua kali dilak­sanakan,” ungkapnya.

Wakil Dekan Bidang Ke­mahasis­waan Ir M Yamin Siregar MM me­nambahkan, kegiatan tersebut diikuti ma­ha­siswa FEB semester 8, yang me­ngambil mata kuliah kewira­usahaan.

“Peserta yang mengikuti ada se­banyak 18 stan dan satu grup ada lima orang. Jum­lah total peserta yang me­ngikuti ada 90 orang,” kata Yamin.

Dikatakan, ada tiga kate­gori yang dinilai yakni, the most kreative innovatif promotion. Jadi dinilai apa yang terbaru dari produk tersebut.

“Misalnya risol. Di luar banyak pro­duk risol, yang di­nilai apa yang terbaru dari pro­duk tersebut. Kemudian bagaimana mereka mempro­mosikan­nya, mempengaruhi konsumen agar mau beli. Kemudian dilihat dari stan­nya, menarik tidak. Ada­kah bennernya, brosur dan lain sebagainya,” jelasnya.

Juara

Kemudian, lanjutnya, penilaian the best seller atau penjual terbaik. Lebih dari pen­jualan yang dipatokkan mi­salnya, bagaimana bagus penjualan­nya, banyak penju­alan­nya itu nomor satu yang paling besar.

“Penilaian ketiga produk yang ter­populer di sosial media. Kita pilih instagram dan facebook, berapa liker­snya dan ditambah penilaian dewan juri,” sebutnya.

Dikatakan, peserta yang ter­pilih sebagai juara dibe­rikan piagam dan uang peng­ganti biaya produksi.

“Ke depannya diharapkan even ini semakin besar dan rencananya akan melibatkan fakultas hukum, bahkan melibatkan anak SMA. Karena SMA sudah diajarkan kewirausahaan,” imbuhnya.

Pada kegiatan itu, pe­nilaian kategori kreatif dan inovatif, juara III diraih stan nomor 7 Risol Kasih Sayang, juara II stan nomor 13 Cilokbah (panganan khas Bandung) salah satu peserta yang pernah mengikuti kom­petisi nasional dan juara I stan nomor 6 Mango Loco.

Kategori best seller, juara III stan nomor 13 Cilokbah, juara II stan nomor 6 Mango Loco dan juara I stan nomor 12 Shay Shay.

 Kategori Sosmed, juara III dari kelompok Rispot, juara II Risol Kasih Sayang dan juara I Salad Syantik Manja Sehat.

Unduh Berita

Kampus UMAKampus UMA SehatKampus TerbaikKampus Swasta TerbaikKampus Di MedanKampus Internasiona

© 2020 PDAI - Universitas Medan Area Facebook UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Twitter UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Instagram UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Youtube UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.