Pascasarjana Universitas Medan Area melalui Program Studi Magister Manajemen dan Magister Informatika melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertema pemberdayaan UMKM produk pertanian melalui penguatan manajemen usaha dan penerapan teknologi informasi untuk digital marketing di Desa Pantai Labu Pekan pada Kamis, 30 April 2026.
Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen nyata Pascasarjana UMA dalam mendukung pengembangan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pada sektor produk pertanian lokal. Melalui program ini, para pelaku UMKM mendapatkan pendampingan mengenai pengelolaan usaha yang lebih sistematis, mulai dari pengemasan produk, pencatatan keuangan sederhana, strategi pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas akses pasar.

Sinergi Magister Manajemen dan Magister Informatika untuk UMKM Desa
Kegiatan PKM tersebut dihadiri Direktur Pascasarjana UMA Retna Astuti Kuswardani, Wakil Direktur II Pascasarjana, Ketua Program Studi Beby Mashito Batubara, Ketua Program Studi Magister Informatika Sayuti Rahman, serta Ketua Program Studi Magister Manajemen Adelina Lubis.
Kehadiran pimpinan Pascasarjana dan kedua program studi tersebut menunjukkan kuatnya sinergi keilmuan antara bidang manajemen dan teknologi informasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat desa, khususnya dalam pengembangan UMKM berbasis produk pertanian.

Program Studi Magister Manajemen memberikan pendampingan terkait penguatan aspek manajerial UMKM, seperti perencanaan bisnis, branding produk, pengelolaan keuangan sederhana, hingga strategi meningkatkan daya saing usaha. Sementara itu, Program Studi Magister Informatika berfokus pada pemanfaatan teknologi informasi melalui penggunaan media digital, platform pemasaran daring, serta strategi digital marketing untuk memperluas promosi produk pertanian lokal.
Transformasi Digital Jadi Kunci Pengembangan UMKM Pertanian
Dalam kegiatan tersebut, Pascasarjana UMA juga menekankan pentingnya transformasi digital bagi pelaku UMKM desa. Di tengah perkembangan era pemasaran modern, produk pertanian lokal tidak lagi cukup dipasarkan secara konvensional, tetapi perlu didukung dengan identitas produk yang menarik, dokumentasi visual yang baik, serta promosi aktif melalui media sosial dan platform digital lainnya.

Melalui pendekatan ini, UMKM Desa Pantai Labu Pekan diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk, memperluas jaringan konsumen, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
Pascasarjana UMA berharap kegiatan PKM ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam membangun kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa. Program ini tidak hanya menjadi sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi strategi pengembangan ekosistem UMKM yang didukung manajemen usaha modern dan pemanfaatan teknologi informasi secara tepat guna.

Antusiasme Pelaku UMKM terhadap Pendampingan Digital Marketing
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi bersama pelaku UMKM dan masyarakat Desa Pantai Labu Pekan mengenai tantangan pemasaran produk pertanian serta peluang pengembangan usaha melalui digital marketing.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa pendampingan dan edukasi terkait pemasaran digital sangat dibutuhkan oleh pelaku UMKM desa agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan persaingan pasar yang semakin dinamis.

























