peluang-dan-tantangan-mitigasi-covid-19.jpg

Peluang dan Tantangan Mitigasi Covid 19

29 Jun 2020 - 60 View
Share

Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Medan Area kembali menggelar Webinar Internasional dengan tema “COVID-19 Mitigation: Opportunities and Challenges” yang berlangsung pada hari kamis, 25 juni 2020 melalui aplikasi zoom dan live di chanel youtube Universitas Medan Area.

Narasumber yang diundang oleh Fakultas Saintek UMA yaitu bapak Assoc. Professor Dr. Bimo A. Tejo dari University Putra Malaysia dan bapak Dr. Yalun Arifin, M.Sc dari Universitas Prasetiya Mulya. Sedangkan yang menjadi moderator yaitu Dr. Faisal Amri Tanjung, S.ST, MT selaku dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Medan Area dan pembukaan acara oleh Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng, M.Sc selaku Rektor Universitas Medan Area.

Pada kesempatannya rektor uma menyampaikan “Seperti yang kita ketahui Covid-19 ini sudah menjadi masalah global yang serius dan signifikan kasusnya diseluruh dunia, karena dampaknya besar diberbagai bidang ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dll, sehingga kita harus melakukan aktivitas apapun dari rumah. Sejalan dengan topik webinar kita kali ini, ini merupakan webinar yang ke-24 diselenggarakan oleh UMA kita akan membahas serta berbagi tentang peluang dan tantangan selama pandemi covid-19 ini dengan menghadirkan pakar-pakar dibidangnya”

Sementara itu pada materinya Prof. Bimo menyampaikan Mengapa kecepatan mutasi virus RNA (virus corona termasuk RNA) sangat tinggi? Kecepatan mutasi virus RNA itu ditentukan oleh satu enzim yang digunakan oleh  virus untuk melakukan replikasi RNA,  nama enzimnya adalah RNA-dependent RNA polymerase (RdRp). RdRp ini sering melakukan kesalahan ketika melakukan replikasi RNA dalam bahasa indonesianya agak semberono, jadi setiap 1 putaran replikasi itu pasti ada 1 mutasi, itulah yang terjadi pada virus RNA. oleh karena itu kecepatan mutasi pada virus RNA itu so damn high.

Untuk virus corona sendiri, ternyata tak setinggi yang dibayangkan, berita baiknya adalah akan lebih mudah untuk membuat vaksin karena virus ini lebih stabil, untuk virus flu membuat vaksin itu susah sekali karena virusnya terus bermutasi, sehingga setiap tahun terus membuat vaksin untuk flu dan efektifitasnya itu hanya sekitar 45% tetapi untuk virus corona karena kecepatan mutasinya lebih lambat, jadi ada kemungkinan akan lebih mudah menemukan vaksin yang efektif sedangkan kabar buruknya kemungkinan virus ini untuk melemah itu agak kecil.

Ditambah lagi oleh Dr. Yalun saat ini belum ada vaksin dan obat yang bisa mengatasi Covid-19, maka dari itu harus ada upaya mitigasi antara lain dengan tujuan mengurangi penyebaran covid-19, melindungi individu-individu terutama yang rentan dan berisiko tinggi, kemudian menjaga agar sistem dan fasilitas kesehatan masih mampu melayani pasien. Mitigasi juga harus dilakukan dengan strategi yang optimal dengan meminimalkan efek samping ke sektor lainnya.

Pada akhir acara Dr. Faisal sebagai moderator mempersilahkan peserta webinar untuk memberikan pertanyaan langsung kepada narasumber untuk dijawab satu-persatu.

ENGLISH VERSION

Download Berita

new-normalcovid-19uma-ungguluma-sehatuma-bestari

© 2020 PDAI - Universitas Medan Area Facebook UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Twitter UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Instagram UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Youtube UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.