UMA_Lakukan_Monev_Evaluasi_Diri_24_Program_Studi_untuk_Penguatan_Kurikulum_KPT_OBE_2026.webp

UMA Lakukan Monev Evaluasi Diri 24 Program Studi untuk Penguatan Kurikulum KPT OBE 2026

10 Okt 2026 - 41 View
Share

Universitas Medan Area (UMA) terus memperkuat kualitas pendidikan dan pembelajaran melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) Evaluasi Diri (ED) terhadap 24 program studi dalam rangka penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi berbasis Outcome-Based Education (KPT OBE) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan penyusunan kurikulum setiap program studi didasarkan pada evaluasi akademik yang terukur, bukti yang valid, serta kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan dan dunia kerja.

Berdasarkan Daftar Tilik Monev Evaluasi Diri Program Studi KPT OBE 2026, sebanyak 20 dari 24 program studi telah mengirimkan dokumen Evaluasi Diri, sedangkan 12 program studi telah menyelesaikan proses evaluasi oleh Tim Monev. Capaian tersebut menjadi bagian dari tahapan penguatan tata kelola akademik UMA sekaligus dasar untuk menentukan tindak lanjut bagi program studi yang masih dalam proses penyelesaian.

Monitoring dan evaluasi ini tidak hanya berfokus pada kelengkapan administrasi, tetapi juga pada kualitas analisis evaluasi kurikulum sebelumnya sebagai landasan penyusunan kurikulum yang relevan, adaptif, dan berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.

Monev Evaluasi Diri Menjadi Dasar Penguatan Kurikulum OBE 2026

Pelaksanaan monev Evaluasi Diri merupakan bagian penting dalam memastikan setiap program studi di lingkungan Universitas Medan Area memiliki dasar yang kuat dalam menyusun dan menyempurnakan dokumen KPT OBE Tahun 2026. Melalui proses ini, tim evaluator menelaah kelengkapan dokumen, kesesuaian substansi, serta ketersediaan bukti pendukung yang digunakan dalam mengevaluasi kurikulum sebelumnya.

Evaluasi kurikulum perlu didukung oleh berbagai sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, antara lain laporan evaluasi kurikulum, hasil monitoring pembelajaran, Audit Mutu Internal (AMI), capaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), portofolio mata kuliah, serta hasil rapat akademik.

Dengan menggunakan data dan bukti tersebut, program studi diharapkan mampu mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang pengembangan, serta aspek pembelajaran yang perlu ditingkatkan. Hasil evaluasi selanjutnya menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kurikulum yang selaras dengan visi keilmuan program studi dan kebutuhan para pemangku kepentingan.

UMA Terapkan Template Standar Dokumen KPT OBE Tahun 2026

Sebagai bagian dari upaya menyeragamkan proses penyusunan kurikulum, UMA telah menetapkan Template Dokumen Kurikulum KPT OBE UMA Tahun 2026 sebagai format baku yang digunakan oleh seluruh program studi. Penerapan template tersebut bertujuan memastikan dokumen kurikulum tersusun secara sistematis, memiliki struktur yang seragam, serta memudahkan proses pemeriksaan, monitoring, evaluasi, dan penjaminan mutu di tingkat universitas.

Sosialisasi Template KPT OBE Digelar Secara Daring

Untuk menyamakan pemahaman seluruh program studi, UMA menyelenggarakan Sosialisasi Penyusunan Template Dokumen Kurikulum KPT OBE Tahun 2026 pada Selasa, 29 September 2026, mulai pukul 09.00 WIB secara daring melalui Google Meet.

Dalam kegiatan tersebut, materi utama mengenai template atau format dokumen kurikulum disampaikan oleh Dr. M. Khahfi Zuhanda, S.Si., M.Si. Sosialisasi juga dilengkapi dengan diskusi dan tanya jawab mengenai mekanisme penyusunan, tindak lanjut, serta penyerahan dokumen kurikulum untuk direviu oleh tim universitas.

Melalui sosialisasi ini, setiap program studi diharapkan dapat memahami sistematika dokumen, standar penyusunan, serta bukti pendukung yang harus disiapkan dalam proses pengembangan kurikulum berbasis OBE.

Penyelesaian Dokumen Ditargetkan Paling Lambat 28 November 2026

UMA menetapkan batas waktu penyelesaian Dokumen Kurikulum KPT OBE Tahun 2026 paling lambat 28 November 2026. Oleh karena itu, program studi yang masih berada dalam tahap penyusunan maupun evaluasi perlu menindaklanjuti hasil monitoring sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Pendampingan dan evaluasi lanjutan diharapkan dapat membantu program studi melengkapi dokumen, memperbaiki substansi yang belum sesuai, serta memastikan setiap komponen kurikulum memenuhi standar yang telah ditetapkan universitas.

Keterlacakan CPL, CPMK, dan Evaluasi Pembelajaran Menjadi Fokus

Template KPT OBE UMA Tahun 2026 dirancang untuk memastikan keterhubungan setiap komponen kurikulum, mulai dari visi keilmuan, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, mata kuliah, Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), asesmen, hingga bukti ketercapaian pembelajaran.

Selain itu, dokumen kurikulum juga menekankan pentingnya evaluasi dan Continuous Quality Improvement (CQI) atau peningkatan mutu berkelanjutan. Pendekatan ini memungkinkan program studi melakukan perbaikan berdasarkan hasil pengukuran capaian pembelajaran dan evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum.

Libatkan Pemangku Kepentingan dalam Pengembangan Kurikulum

Penyusunan kurikulum yang berkualitas tidak terlepas dari keterlibatan berbagai pemangku kepentingan. Karena itu, program studi perlu mempertimbangkan hasil tracer study, survei pengguna lulusan, masukan mahasiswa, dosen, alumni, asosiasi profesi, Dunia Usaha, Dunia Industri, dan Dunia Kerja (DUDIKA), pakar, serta mitra terkait.

Masukan tersebut menjadi salah satu dasar untuk memastikan kurikulum yang disusun tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan masyarakat, dan dinamika dunia kerja.

Dokumen pendukung seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), portofolio pembelajaran, dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), serta data evaluasi akademik juga diperlukan untuk memperkuat keterlacakan antara perencanaan pembelajaran, pelaksanaan, asesmen, dan pencapaian kompetensi lulusan.

Perkuat Budaya Mutu Akademik Universitas Medan Area

Melalui monev Evaluasi Diri terhadap 24 program studi dan penerapan template standar KPT OBE Tahun 2026, Universitas Medan Area terus mendorong pengembangan kurikulum yang tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga berorientasi pada kualitas proses pembelajaran dan kompetensi lulusan.

Proses monitoring dan evaluasi menjadi bagian dari upaya memastikan penyusunan kurikulum berjalan secara sistematis, berbasis data, serta dapat ditelusuri melalui bukti yang jelas. Program studi juga diharapkan menindaklanjuti hasil evaluasi dengan melakukan penyempurnaan dokumen dan mengintegrasikan prinsip peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Langkah ini sejalan dengan komitmen UMA dalam membangun budaya mutu akademik melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan peningkatan kualitas pendidikan secara konsisten.

Dengan penyusunan KPT OBE yang terarah dan terstandar, UMA berharap setiap program studi mampu menghasilkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan masyarakat, serta mendukung peningkatan kualitas lulusan.

Penguatan kurikulum ini sekaligus menjadi bagian dari langkah Universitas Medan Area dalam mewujudkan visi Green Digital University Menuju Kampus Berdampak, melalui pengembangan pendidikan tinggi yang inovatif, profesional, dan berkepribadian.

 

2026

© 2026 P2A2I - Universitas Medan Area Facebook UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Instagram UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Youtube UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.