twitter

UMA Mendapatkan HIBAH BUS Kampus Kementerian Perhubungan

27 Mar 2015 - 466 View
Share

Universitas Medan Area (UMA) berhasil mendapatkan hibah bantuan 1 unit bus kampus dari Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang diserahkan langsung secara simbolis Menhub E.E Mangindaan kepada rektor pada 6 Mei 2013 lalu di Jakarta. UMA merupakan satu dari 7 perguruan tinggi yang memeroleh bantuan tersebut.

“Saya yang menerima langsung dari pak Menteri Perhubungan,” kata Rektor UMA Prof Dr H A Ya`kub Matondang MA di kampus Jl Kolam Medan Estate, Jumat [24/5]. Dia mengatakan, ada tujuh universitas di Indonesia yang menerima bantuan itu , UMA salah satunya. “Di Sumut, kita satu-satu universitas yang menerima bantuan itu, “ katanya mempertegas.
Didampingi, Kabag Humas UMA, Ir Asmah Indrawati MP, rektor mengatakan bus berukuran sedang tersebut nantinya akan digunakan untuk operasional pendidikan di UMA.

Rektor mengatakan bus ini akan dipergunakan untuk keperluan aktivitas civitas UMA sebagai sarana menjalankan program Tri Darma Pergururan Tinggi,” ujarnya. Menurutnya, perguruan tinggi merupakan manifestasi paling baik untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas.
Dia juga mengatakan dengan adanya bus ini akan memudahkan mobilisasi para keluarga besar UMA dalam melakukan kegiatan Tri Darma Perguruan Tinggi. Lebih jauh, kata rektor, keberadaan UMA secara nasional begitu diperhitungkan, sebelumnya juga sebanyak 19 dosen UMA memenangkan paket penelitian Desentralisasi Skim Hibah Bersaing dan Kompetitif Nasional dan Skim Strategi Nasional (Stranas) senilai Rp 1,1 M “Ini membutakan bahwa UMA terus mendapat kepercayaan dari pemerintah sebagai klaster madia yang diberi kewenangan menyeleksi dan mengelola penelitian sendiri. Pemerintah banyak program penelitian untuk memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi dosen untuk meneliti lewat dana Hibah Bersaing maupun lainnya,” tegasnya

Rektor menjelaskan pihaknya telah mengajukan proposal sejak tahun 2010 lalu. Oleh Kemenhub, untuk tahun 2012 lalu memberikan bantuan hibah sebanyak 45 mobil itu, diantaranya untuk 38 bus yang diberikan kepada Pemko/Pemkab se Indonesia dan 7 bus diserahkan kepada 4 PTS dan 3 PTN, salah satunya diberikan kepada UMA.

Ditambahkan Prof Matondang, bus kampus itu tiba di Medan, Rabu (22/5) merk Hyundai senilai Rp 350 juta berkapasitas 20 orang tempat duduk itu akan dimanfaatkan oleh UMA yang saat ini masih sangat terbatas dan kekurangan sarana angkutan umum bagi mahasiswa.
Untuk itu tambahnya, Menhub memberikan persyaratan mendapatkan hibah mobil ini, seperti tidak boleh menghilangkan logo Kemenhub, diperkenankan memasang logo UMA, biaya operasional ditanggung universitas dan selama dua tahun ini harus memberikan laporan berkala ke Kemenhub dalam upaya merawat dan memelihara bus kampus itu.
Disinggung mengenai alasan dan dasar pertimbangan UMA memperoleh hibah bantuan bus kampus ini lanjut Matondang untuk pelayanan mahasiswa. Sedangkan dasar pertimbangannya mungkin saja karena UMA memiliki eksistensi dan komitmen dalam peningkatan mutu dan pelayanan bidang administrasi maupun akademik.

Kedepan ujar rektor, UMA akan terus mengembangkan budaya buku dan mempertahankan sekaligus mendapatkan hibah penelitian dosen dan mahasiswa (PHP), seperti tahun ini telah mengirimkan 19 proposal penelitian ke Dirjen Dikti dan diharapkan bisa memenangkan hibah tersebut. "Saat ini, UMA sudah memiliki 2 bus kampus, satu bantuan Banpres tahun 1990-an yang kini masih digunakan untuk pelayanan angkutan bagi mahasiswa dan 1 bantuan bus dari Kemenhub tahun ini yang juga akan dimanfaatkan untuk mendukung program pembelajaran dan akademik terutama untuk kebutuhan tridharma perguruan tinggi,” jelas Mantondang.

Unduh Berita