UMA-Unisza Malaysia Tandatangani Nota Kesepahaman

19 Agu 2015 - 226 View
Share

infoUMA - Rektor Universitas Medan Area (UMA) Prof HA Yakob Matondang mengatakan, umat Islam harus menguasai dunia pendidikan agar mampu menguasai peradaban dunia. Jika tidak, akan dikuasai orang lain.

"Umat Islam jangan bermimpi bisa menguasai peradaban dunia kalau tidak menguasai ilmu pendidikan,” kata Yakub didampingi Penolong Naib Conselor, Prof. Dato. Mohd Razali Agus usai keduanya menandatangi nota kesepahaman, antara UMA dan Universitas Zainal Abidin (Unisza) Malaysia, Rabu (19/8) di kampus UMA.

Turut hadir, Wakil Rektor I UMA, Dr. Heri Kusmanto, Wakil Rektor II, Dr. Siti Mardiana dan Wakil Rektor III, Ir. Zulhery Noer, para dekan dan wakil dekan serta perwakilan dari Unisza, Malaysia.

Rektor UMA mengatakan,  umat Islam harus menguasai, ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) untuk meningkatkan kesejahteraan.  "Kalau  tak mampu dalam pendidikan, umat Islam akan menjadi mangsa bagi orang-orang yang menguasai  ilmu pengetahuan," katanya.

 Dikatakan, kerjasama bidang akademik dengan Unisza ini bagian dari penyempurnaan ilmu pendidikan bagi kedua belah pihak.

“Kita saling mengisi satu dengan yang lain, sehingga dosen dan mahasiswa masing kampus memiliki kemampuan ilmu pengetahuan yang berdaya saing tinggi,” sebut Rektor. 

Karena itu, civitas UMA sangat mendukung MoU ini, semoga terus berkembang ke arah yang lebih baik.

Penolong Naib Conselor Unisza, Mohd Razali Agus menegaskan hal senada. Ia mengatakan,  umat Islam kini merupakan terbesar dibandingkan umat lain di seluruh dunia. 

Kondisinya secara umum masih diliputi ketertinggalan di berbagai bidang, terutama bidang ilmu pengetahuan  dan teknologi.

Untuk itu, katanya, umat Islam, termasuk umat Islam Indonesia, wajib menguasai ilmu pengetahuan, agar bisa tampil sebagai umat yang maju dan unggul dalam berbagai bidang kehidupan.

“Kita bisa kuasai dunia barat, kalau bekal ilmu pendidikan yang dimiliki melebihi mereka,” tegasnya.

Karena itu, katanya, pentingnya umat Islam menguasai ilmu pendidikan. Iptek saat ini menjadi salah satu faktor penting kemajuan bangsa. 

Bangsa yang menguasai iptek akan mampu bersaing dengan bangsa lain, bahkan menguasai bangsa lain.

Dia berharap, dengan kesepahaman itu, ada peningkatan  mutu dan kualitas masing-masing universitas. ”Kerjasama ini penting, guna meningkatkan kemampuan akademik kedua kampus,” ucapnya

 

Kampus UMAKampus UMA SehatKampus TerbaikKampus Swasta TerbaikKampus Di MedanKampus Internasiona

© 2020 PDAI - Universitas Medan Area Facebook UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Twitter UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Instagram UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut. Youtube UMA | Universitas terbaik menerapkan kampus digital dengan mendukung program kampus merdeka menjadi PTS favorit di sumut.